Salah satu keuntungan melakukan Simulasi Cicilan Kredit
Mitsubishi adalah Anda jadi tahu perkiraan uang
yang harus disiapkan jika ingin mengajukan kredit kendaraan. Nah, jika ternyata
tabungan Anda sudah cukup untuk membayar DP, maka Anda tinggal mengajukan
pinjaman dan menunggu mobil impian Anda diantar ke rumah beserta dokumennya.
Namun, setelah mobil tersebut resmi menjadi
milik Anda, maka tentu saja tanggung jawab perawatan berada di tangan Anda,
termasuk perawatan kopling. Selain memerhatikan perawatan komponen ini,
ternyata cara Anda berkendara turut serta memengaruhi keawetan komponen ini,
loh!
- Kebisaan Buruk yang Membuat Kopling Tidak Awet
Sebagian orang
mungkin menganggapnya sepele, tapi jika diabaikan, kondisi kopling mobil Anda
bisa cepat rusak.
·
Menginjak dan
Melepas Kopling dengan Kasar
Dilansir dari Inews,
kebiasaan menginjak dan melepas pedal kopling secara kasar dapat menimbulkan
kerusakan pada komponen tersebut. Untuk menghindari kerusakan pada kopling,
sebaiknya jangan mengangkat pedal kopling sebelum gigi berpindah.
·
Menginjak
Setengah Kopling
Kebiasaan lain
yang bisa memperburuk kondisi adalah menginjak setengah kopling. Kebiasaan ini
biasanya dilakukan saat terjebak macet atau di jalanan menanjak.
Sebenarnya jika Anda hanya berhenti sebentar di jalan menanjak, seperti saat
mengambil tiket untuk masuk area parkir, hal ini tidak masalah dilakukan. Namun
jika terlalu sering akan membuat kopling cepat aus.
·
Posisi Gigi Tidak
Sesuai dengan Percepatan Mobil
Gigi transmisi
yang tidak sesuai dengan percepatan mobil juga bisa mempercepat kerusakan pada
kopling. Tidak hanya itu saja, hal ini juga bisa merusak komponen
lain yang berkaitan dengan persneling.
·
Terlalu Sering
Menginjak Kopling
Kebiasaan
terakhir yang harus dihindari agar kondisi kopling tidak cepat rusak adalah
terlalu sering menginjak kopling. Hal ini dapat menyebabkan bantalan rilis dan pelat
kopling aus. Oleh karena itu, jangan terlalu sering menginjak kopling kecuali
memang dibutuhkan.
- Macam-macam Kerusakan Pada Kopling
Berikut ini
beberapa jenis kerusakan yang sering
terjadi pada kopling mobil bertransmisi manual, seperti dilansir dari Otomotif.kompas.
·
Slip Kopling
Slip kopling
terjadi karena keausan pada permukaan pelat kopling atau terdapat gemuk dan
minyak di bagian pelat kopling. Kondisi ini menyebabkan kopling tidak sempurna
memindahkan tenaga dari mesin. Akibatnya, mobil tidak dapat melaju dengan cepat
dan bahan bakar menjadi boros.
·
Getaran atau
Gesekan Kasar
Komponen kopling
yang tidak berhubungan secara halus dapat menyebabkan getaran atau gesekan
menjadi kasar, sehingga mobil seolah bergetar. Kondisi ini disebabkan plat kopling atau flywheel yang tidak rata.
Nah, itu tadi kebiasaan buruk dan
macam-macam kerusakan pada kopling yang harus Anda ketahui. Dengan
memahaminya maka Anda bisa menghindari kebiasaan buruk tersebut sehingga
kopling mobil lebih awet.

0 Komentar